
LEBAK,- Aktivitas belajar-mengajar (KBM) di SD Negeri 1 Pasirkacapi, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak tidak kondusif. Atap dua ruang kelas di sekolah itu nyaris ambruk lantaran kayu penyangganya lapuk. Pihak sekolah tak ingin bertaruh keselamatan, sehingga ratusan siswa di sekolah itu terpaksa diungsikan.
‘’Kami khawatir sewaktu-waktu atap kelas ini roboh,’’ kata Kepsek SDN 1 Pasirkacapi, Kadik kepada wartawan, Sabtu (23/3/2019).
Dia menjelaskan, bangunan ini memang terlihat kokoh dari luar. Namun dibagian dalam tampak sejumlah kerangka kuda-kuda kayu sudah lapuk digerogoti rayap, bahkan sebagian kayunya sudah banyak yang patah.
“Ada empat ruang kelas yang kondisinya rusak parah, yakni kelas 1 (dua kelas), 2 dan 3. Ruang kelas ini terpaksa kami kosongkan karena khawatir menimpa murid,” ujarnya.
Minus empat ruang kelas membuat pihak sekolah harus mencarikan solusi supaya KBM tetap jalan. Pihaknya membagi rombongan belajar (rombel) siswa secara bergiliran, ada yang masuk pagi dan siang. Bahkan sebagian mengisi ruang perpustakaan.
‘’Sementara empat ruang itu yang rusak, lainnya masih aman,’’ ungkapnya.
Menurut Kadik, keempat ruang kelas tersebut pernah direhabilitasi pada 2001 silam dan belum dilakukan perbaikan lagi hingga saat ini. Pihaknya mengaku, sudah melaporkan hal ini kepada dinas terkait, namun belum ada tanggapan.
“Kami berharap ada perhatian dari pemerintah terhadap kondisi ini. Karena sangat menggangu, apalagi sebentar lagi ujian nasional,” tukasnya. (Deni).





































