LEBAK – Paguyuban pedagang Pasar Maja melakukan inovasi dalam menata pedagang kaki lima (PKL) yang tidak memiliki lapak untuk berjualan. Puluhan PKL tersebut dibuatkan tempat yang layak dan bersih, sehingga Pasar Maja tetap bersih dan nyaman dikunjungi masyarakat.
Baca juga:
Pocil Kalimaya Polres Lebak Tampil Memukau di Jakarta
Hemmm…, Anggota Linmas Tidak Bisa Gunakan APAR
Miris, Siswa SD Negeri Tujuh Tahun Numpang Belajar di Madrasah
Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Maja Mustamin Somad mengatakan, lapak PKL yang dibangun sudah mencapai 58 unit. Lapak tersebut bakal ditempati PKL untuk berjualan. Karenanya, Pasar Maja akan tampak indah dan bersih.
“Dana yang digunakan untuk membuat lapak PKL berasal dari swadaya pedagang Pasar Maja. Saya bersyukur, para pedagang kompak dan mau gotong royong membangun lapak PKL,” kata Mustamin kepada Orbit Banten, Jumat (24/11).
Somad mengingatkan kepada pedagang di Pasar Maja untuk menjaga kebersihan di lingkungan Pasar Maja. Sebelum menutup kios atau tempat berjualan, mereka harus membersihkan sampah di sekitar tempatnya berjualan.
“Kalau sampah dibiarkan berserakan, pembeli akan malas ke Pasar Maja. Kondisi tersebut tentu saja akan berdampak terhadap penghasilan pedagang,” ujarnya.
Setia Graha, warga Maja mengapresiasi, terobosan yang dilakukan Paguyuban Pedagang Pasar Maja. Sekarang, PKL yang enggak punya tempat berjualan kerap membuat kumuh Pasar Maja. Tapi, setelah lapak mereka dibangun, PKL akan tertata rapi dan bersih.
“PKL harus diberikan tempat yang layak. Harus dimanusiakan, karena mereka ikut memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah melalui retribusi yang dibayarkan kepada pemerintah daerah,” ujarnya.(Ali)


































