
RANGKASBITUNG, – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Lebak akan mengawal proses pendistribusian logistik Pilkada Lebak 2018 hingga berada di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Hal itu disampaikan Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan antar Lembaga (PHL) Panwaslu Lebak Odong Hudori usai pembukaan rakor pengawasan logistik Pilkada Lebak tahun 2018 di Hotel Mutiara Kalanganya, Kabupaten Lebak, Rabu (30/5).
“Panwaslu harus siap mengawal pendistribusian logistik. Karena kita tahu beberapa logistik saat ini sudah ada di KPU,” katanya.
Odong mengatakan, pihaknya juga akan mencermati kerawanan-kerawanannya seperti adanya bencana, ketidaklengkapan logistik, serta ketidaksesuaian jumlah dan spesifikasinya.

“Selain itu petugas juga akan mengawasi tentang ketepatan waktu, jenis, jumlah logistik, dan kesesuain lokasi distribusi,” ujarnya.
Kerawanan yang dimaksud, lanjut Odong, berkaca dari pengalaman pemilu sebelumnya banyak temuan, diantaranya ketidaktepatan jumlah dan waktu pendistribusian logistik.
Baca juga :
KPU Lebak Siap Distribusikan Logistik Pilkada ke PPK
Panwaslu Lebak Buka Pendaftaran Pengawas TPS Pilkada Tahun 2018
“Kemudian soal keamanan dari sisi logistik. Jangan sampai logistik tersebut rusak, tertukar atau hilang,” ungkapnya.
Selain melakukan pengawasan logistik, pihaknya juga telah memetakan beberapa TPS rawan yang berada diwilayah perbatasan dengan Kabupaten lain.
“Kita akan lakukan pengawasan melekat dibeberapa daerah eksodus yang berbatasan dengan daerah lain,” tandasnya. (Deni).


































