Rusak Parah, Jembatan Penghubung Dua Desa Ini Dikeluhkan Warga

Pengendara roda dua sedang melintas di jembatan yang menguhubungkan antara Desa Kersaratu dengan Desa Sukajadi, Kecamatan Malingping. (Foto/Kus).

MALINGPING – Jembatan penghubung antara Desa Kersaratu dengan Desa Sukaraja, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten yang terletak di Kampung Gintung, Desa Sukaraja, Kecamatan Malingping ini dikeluhkan warga.
Pasalnya jembatan tersebut merupakan akses terdekat warga, khusunya para petani untuk mengangkut hasil panen bumi menuju pasar Malingping. Namun, saat ini kondisinya sangat mengkhawatirkan, Kamis (10/1/2019).

Salah seorang warga Desa Kersaratu, Rohani mengatakan, jembatan ini kondisinya sangat memprihatinkan. Pasalnya hampir semua lantai jembatan sudah berlubang. Ditambah lebar jembatan yang terlalu sempit sehingga sulit dilalui oleh dua jalur.

“Susah pak kalau lewat jembatan ini. Selain lantai jembatan yang sudah banyak berlubang, lebar jembatan ini juga sempit sehingga sulit saat berpapasan dengan kendaraan,” kata Rohani, Kamis (10/1/2019).

Padahal, menurut Rohani, keberadaan jembatan ini sangat dibutuhkan oleh warga. Mengingat jalan ini merupakan akses terdekat warga menuju pasar Malingping.

“Saya minta, pemerintah secepatnya memperbaiki jembatan ini,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Desa Kersaratu Bahrul Hayat membenarkan, bahwa kondisi jembatan yang menghubungkan antara Desa Kersaratu dengan Desa Sukaraja, Kecamatan Malingping ini kondisinya rusak parah.

Kata Bahrul, jembatan ini pernah dibangun pada tahun 1982 satu paket dengan pembangunan bendungan. Tapi sampai saat ini belum pernah ada perbaikan lagi.

“Jembatan ini berada diperbatasan antara Kersaratu dan Sukaraja. Tapi yang lebih dominan menggunakan jembatan yakni warga desa Kersaratu karena merupakan akses menuju Pasar Malingping. Mudah-mudahan secepatnya dilakukan perbaikan agar jembatan tersebut tidak ambruk,” tukasnya. (Kus/Deni).