
ORBITBANTEN,- Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendi berharap Pemerintah Daerah (Pemda) Kabuapten Lebak segera menyediakan lahan kosong untuk merelokasi warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Lebak, Banten.
Hal tersebut disampaikan Muhadjir Effendi pada rapat koordinasi penyiapan lahan relokasi korban longsor dan revegetasi lahan rawan longsor di Kabupaten Lebak dan Bogor di Kantor Kementerian PMK Jakarta, Selasa (21/1/2020).
“Perlu dilakukan relokasi masyarakat terdampak bencana yang berada di Kabupaten Lebak dan Bogor. Kedua daerah tersebut kami minta untuk segera menyiapkan lahan relokasi untuk ditindaklanjuti rehabilitasi dan rekonstruksi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR),” kata Menteri PMK.
Ia menjelaskan, Pemerintah berencana akan melakukan revegetasi tanah rawan longsor dengan menanam pohon vetiver atau akar wangi pada lahan seluas 2.000 Ha di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.
”Lahan yang telah ditanami itu nanti akan menjadi lokasi percontohan wilayah lain dalam mencegah bencana longsor,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan, dalam melakukan relokasi dan revegetasi perlu sinergitas dari Kementerian dengan Pemerintah Daerah sesuai peran dan fungsi masing-masing.
Sementara itu, Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya mengatakan, pihaknya tengah berupaya untuk mencari lahan yang layak bagi korban terdampak banjir bandang dan tanah longsor.
Selain itu, ia juga berharap warga yang tingal di sepanjang bantaran Sungai Ciujung, Ciberang, dan Cidurian, agar bersedia di relokasi untuk mengantisipasi adanya banjir susulan.
”Kita akan upayakan warga yang berada di titik rawan bencana agar mau di relokasi secepatnya,” pungkasnya. (Deni).


































