Puluhan Kios di Pasar Buah Mandala Rusak Parah

Kondisi kios pasar buah Mandala rusak parah, tampak atap dan plafon kios sudah banyak yang bolong dan keropos (Foto/Aji).

LEBAK- Puluhan unit kios pedagang di pasar buah Mandala, Kecamatan Cibadak memprihatinkan. Selain sepi, kios yang terletak disebrang Plaza Lebak tersebut kondisinya rusak parah.

Kerusakan terjadi pada bagian atap dan plafon, karena semenjak dibangun sampai tahun 2017 belum pernah ada perbaikan. Akibatnya, atap dan plafon kios banyak yang ambrol.

“Lokasi kios pasar buah sangat strategis, karena berada di sebrang jalan terminal Mandala dan Plaza Lebak. Tapi sayang kondisinya pada rusak berat,” kata Endang Dagul dari Paguron Jalak Banten di Pasar Buah Mandala, Senin (18/12).

Baca juga :
Waduh,Kabel Listrik di Jalan Hardiwinangun Putus Diseruduk Truk Kontainer
Begini Respon Dindikbud Lebak Soal Buku IPS Kelas 6 SD
Tok ! Lima Raperda Disahkan

Endang mengatakan, bangunan kios mengalami kerusakan parah pada bagian atap dan plafon. Sedangkan pada bagian tembok bangunan masih kokoh.

“Kalau tembok bangunan masih kuat, masih layak dipakai dan tidak perlu diperbaiki. Paling dilakukan pengecatan saja sudah cukup. Sedangkan untuk bagian atap harus dibongkar total lantaran sudah rusak berat, sehingga banyak yang bolong dan keropos,” katanya.

Menurutnya, pada tahun 2014 lalu, pasar buah diwacanakan akan direnovasi oleh pemerintah setempat, tapi sampai tahun 2017 belum juga direalisasikan.

“Padahal semestinya segera di lakukan rehab. Mengingat banyak pedagang saat ini membutuhkan tempat untuk berjualan,” tutur Endang.

Dia menjelaskan, pedagang yang membutuhkan tempat mencapai ratusan orang. Mereka merupakan para pedagang pasar Rangkasbitung yang merupakan korban gusuran PT KAI (Kereta Api Indonesia,-red).

“Pindahkan saja mereka untuk mengisi kios maupun los yang ada di sini. Soalnya banyak yang masih kosong. Pemerintah juga harus bertindak tegas, jangan membiarkan pedagang memenuhi area jalanan di pasar Rangkasbitung karena bikin macet dan kumuh,” bebernya.

Lebih lanjut Endang mengatakan, pasar buah Mandala sangat cocok menjadi tempat relokasi para pedagang. Selain tempatnya berada di pusat keramaian, kios di pasar buah Mandala juga masih banyak yang kosong.

“Tinggal perbaiki atap dan akses jalannya maka akan menjadi ramai. Jika itu sampai direalisasikan, bukan hanya penataan pedagang saja yang dapat berjalan, tapi juga bisa menambah PAD dari setoran retribusi,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak Dedi Rahmat menuturkan, terkait pasar buah Mandala memang sudah selayaknya di rehab.

“Itu sudah menjadi wacana pemerintah,namun untuk saat ini anggarannya masih terbatas. Kedepan mudah-mudahan bisa dianggarkan, karena memamg lokasinya sangat representatif,” tandasnya. (Aji).