Warga Apresiasi Rencana Pembangunan Rumah Sakit di Lebak Selatan

Ilustrasi rumah sakit.

LEBAK,- Rencana Pemerintah Daerah Provinsi Banten melalui Dinas Kesehatan Provinsi untuk membangun Rumah Sakit Umum Daerah type D, di Kabupaten Lebak bagian Selatan, tepatnya di Kecamatan Cilograng yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, sangat di apresiasi masyarakat Lebak selatan dan sekitarnya.

Pasalnya selama ini masyarakat Lebak Bagian Selatan dalam memenuhi kebutuhan pengobatan atau membawa pasien rujukan untuk di rawat lebih memilih ke Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat. Karena alasan jarak tempuh yang lebih dekat ketimbang ke RSUD Adjidarmo Rangkasbitung.

Keseriusan Pemprov Banten untuk membangun rumah sakit ini ditunjukan dengan telah tersedianya lahan yang sudah dibebaskan yaitu seluas 3,505 Ha, tepatnya di blok Ciawi Tengah, jalan raya Cibareno, Desa, Cijengkol, Kecamatan Cilograng.

Kepala Desa Cijengkol, M. Aminnudin mengatakan, bahwa proses pembebasan lahan selesai dan tidak ada kendala. Menurutnya, hal itu dibuktikan dengan hasil audit dari inspektorat Provinsi Banten yang terjun langsung ke masyarakat pemilik lahan.

“Alhamdulillah pembebasan lahan sudah selesai dan berjalan lancar. Hasilnya dinyatakan bersih, tidak ada hal-hal lain yang dianggap menyimpang dari aturan,” kata M. Aminnudin, Sabtu (11/1/2020).

Sementara itu, di tempat terpisah Ketua Paguyuban Kepala Desa, Kecamatan Cilograng, Herdiyana mengatakan bahwa masyarakat Lebak Selatan menyambut baik rencana pembangunan rumah sakit di wilayah tersebut dan berharap pemerintah segera amerealisasikan pembangunan rumah sakit tersebut.

“Kami atas nama para Kepala Desa dan masyarakat Lebak Selatan sangat mendukung dan mengapresiasi rencana pembangunan rumah sakit di wilayah paling ujung ini. Kami berharap pembangunan itu segera terealisasi,” katanya.

Seperti diketahui, wilayah Lebak bagian Selatan merupakan wilayah ujung Kabupaten Lebak yang berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat dengan cakupan wilayah yang luas dan penduduknya yang tersebar sebagian besar tinggal di daerah terpencil. (Deni).