Duh!! PMI Lebak Kehabisan Stok Darah

Kantor UTD PMI Lebak lengang.(Foto/Deni Sopandi)

LEBAK – Sebulan menjelang Natal dan tahun baru 2018, unit transfuse darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lebak kehabisan stok darah golongan A dan AB. Untuk itu, keluarga pasien yang membutuhkan darah golongan A dan AB diimbau untuk menyiapkan anggota keluarganya untuk donor darah.

“Sudah seminggu, golongan darah A dan AB habis. Kita minta keluarga pasien yang membutuhkan darah untuk menyiapkan anggota keluarga dan sukarelawan untuk donor darah,” kata Ade Sunandar, Sekretaris UTD PMI Lebak kepada Orbit Banten, Selasa (28/11).

Baca juga:
Dewan Banten Tinjau Lokasi Kebakaran di Cihara
Komunitas ROKER Apresiasi Kebijakan Bupati Luncurkan KMT Commuter Line
Asyik! Akses Jalan Menuju Curug Munding Bakal Dibangun

Ketiadaan stok darah, katanya, berimbas terhadap pasokan darah kepada pasien di RSUD dr. Adjidarmo. Banyak keluarga pasien yang kesulitan mendapatkan donor darah A dan AB. Karena itu, keluarga pasien dan sukarelawan harus disiapkan. Tujuannya, supaya pasien yang sedang dirawat mendapatkan pasokan darah tepat waktu.

“Kita upayakan untuk melakukan donor darah di beberapa daerah di Lebak. Harapannya, stok darah di UTD PMI Lebak kembali tersedia,” ujarnya.

Menurut Ade, satu orang pasien membutuhkan dua sampai empat kantong darah. Jika pasien yang dirawat banyak dan membutuhkan pasokan darah, maka akan berdampak buruh bagi kesehatan pasien itu sendiri. Karena, stok darah tidak ada dan kebutuhannya cukup banyak.

“Stok darah di UTD PMI Lebak menjadi acuan bagi rumah sakit dan keluarga pasien dalam mencari darah. Jika di sini enggak ada, maka akan mengandalkan darah dari pihak keluarga dan sukarelawan saja,” paparnya.(Deni Sopandi)