
LEBAK,- Uang pembinaan untuk para atlet juara festival pencak silat yang dijanjikan Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Kabupaten Lebak hingga saat ini tak kunjung diterima.
Salah seorang Pengurus Paguron Cakra Buana, Desa Rangkasbitung Timur, Apriadi mengaku, hingga saat ini uang pembinaan dan sertifikat bagi para juara festival pencak silat yang dijanjikan pihak panitia belum ada kejelasan. Padahal panitia sudah menjanjikan bahwa para juara tersebut selain akan mendapatkan sertifikat juga mendapat uang pembinaan.
“Uang pembinaan dan sertifikat juara festival pencak silat se-Kabupaten Lebak belum kami terima,” kata Apriadi kepada Orbit Banten, Kamis (13/12/2018).
Walau bukan hal paling utama, kata Apriadi, uang pembinaan dan sertifikat itu sangat penting untuk memotivasi para paguron dalam melestarikan seni budaya khas Banten ini. Apalagi, lanjut Apriadi, itu sudah dijanjikan oleh panitia.
“Bukan masalah nilai uang, tapi seolah-olah festival ini hanya jadi sebuah event main-main. Kami hanya butuh pengakuan dari pemerintah. Sekarang giliran panitia untuk merealisasikan janji-janji itu,” keluhnya.
Senada diungkapkan Chepy dari paguron Darma Tapak Aji, pihaknya menilai bahwa Dispora tidak konsisten dan terkesan mengulur-ngulur waktu, lantaran hingga saat ini uang pembinaan yang dijanjikan itu tak kunjung diterima.
Dijelaskanya, bahwa permintaan pencairan uang pembinaan bagi para juara pencak silat jangan dipandang sebagai sikap seorang pengemis. Tetapi ini merupakan sesuatu yang wajar karena hak para juara untuk menagih uang pembinaan yang telah dijanjikan pihak panitia.
Lebih lanjut Chepy menjelaskan, bahwa rencana awal para jauara diharuskan membuat rekening Bank terlebih dahulu sebagai syarat pencairan. Namun hingga sekarang uang pembinaan yang dijanjikan tersebut belum juga ada.
“Sudah hampir dua minggu kami dijanji-janjikan, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan. Kami hanya ingin kepastian, kapan uang pembinaan yang dijanjikan itu akan diberikan,” kata Chepy.
Menanggapi hal itu, Kepala Dispora Lebak Uus Sutisna kepada wartawan mengatakan, bahwa pihaknya sudah menyiapkan uang pembinaan bagi para juara yang mengikuti festival pencak silat. Namun kata Uus, uang pembinaan itu tidak bisa diberikan begitu saja kepada para juara karena menggunakan sistem pembayaran non tunai.
“Uang pembinaan itu sedang kita proses. Kita pastikan uang pembinaan itu akan diberikan, tapi harus menunggu proses administrasinya selesai dulu. Mudah-mudahan dalam minggu minggu-minggu ini bisa dicairkan,” katanya.
Sebagai informasi, festival pencak silat digelar pada tanggal 1 Desember 2018 lalu dalam rangkaian HUT Lebak ke-190 Padepokan pencak silat Kabupaten Lebak. Festival yang diikuti oleh kurang lebih 20 paguron se-Kabupaten Lebak tersebut terpilih beberapa juara yang terbagi kedalam kategori usia dini putra putri, katetori remaja putra putri, kategori dewasa putra putri dan kategori berkelompok (Rampak) dengan hadiah uang pembinaan sebesar Rp 1 juta untuk juara kesatu, Rp 750 ribu juara kedua, dan Rp 500 ribu untuk juara ketiga. (Deni).





































