LEBAK,- Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Lebak, AKP Rahmat Sampurno mengungkapkan penjelasan soal kronolagis kecelakaan Kereta Api dengan Mobil di Lebak yang mengakibatkan dua orang mengalami kritis dan dua orang lainnya mengalami luka ringan.
Diberitakan sebelumnya, Sebanyak dua orang dilaporkan mengalami kritis dan dua orang mengalami luka ringan dalam kecelakaan yang melibatkan mobil Toyota Agya dengan nomor polisi A 1338 FN dan Kereta Api ekonomi tujuan Rangkasbitung – Merak dengan nomor kereta KA-466 di perlintasan kereta api Kampung Nyomplong, Desa Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak. Rabu (21/3) sekira pukul 9.00 WIB.
Baca juga : Mobil Berisi 4 Penumpang Tersambar KA di Lebak, 2 Orang Kritis
Saat dikonfirmasi oleh orbitbanten.co.id, Rahmat Sampurno mengatakan mesin mobil agya tiba-tiba mati ketika hendak melintasi pintu kereta tanpa palang di Kampung Nyomplong.
“Mobil Toyota Agya dari arah Rangkasbitung menuju Nyomplong Cibadak yang dikendarai oleh saudara Andri berpenumpang 4 orang, melintas di rel kereta api mendadak mesin mobil tersebut mati, kemudian datang kereta api Ekonomi KA-466 yang mengakibatkan mobil tersebut terseret sejauh 300 meter,” jelasnya.
Akibatnya lanjut Rahmat, mobil Agya tersebut mengalami kerusakan berat pada bagian body kanan.
“Kecelakaan tersebut mengakibatkan mobil Toyota Agya mengalami kerusakan berat pada bagian body kanan,” tuturnya.
Adapun identitas korban yakni sebagai berikut.
Luka Berat :
1. Nawawi (45) Warga Kampung Sanding, Desa Sanding, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang.
2. Ibu Patimah (60) warga Kampung Nyomplong, Desa Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak.
Luka Ringan :
1. Rohim (27) warga Kampung Balungbang, Desa Sanding, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang.
2. Andri (25) warga Komplek Pendidikan, Kecamatan Rangkasbitung. (Alvin).






































