
MAJA,- Jalan sepanjang 6 kilometer yang menghubungkan antara Desa Buyut Mekar, Kecamatan Maja dengan Desa Ciuyah, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten rusak berat. Kondisi ini membuat sejumlah pengguna jalan merasa tidak nyaman. Pasalnya, jalan tersebut merupakan jalan alternatif warga dalam melakukan aktivitas sehari-hari.
Pantauan Orbit Banten, Selasa (17/7/2018), kerusakan jalan penghubung Desa Buyut Mekar, Kecamatan Maja dengan Desa Ciuyah, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak yang sudah berlangsung lebih dari dua tahun tersebut membuat aktivitas warga terganggu. Pasalnya, jalan ini hanya menyisakan tanah dan batu lantaran aspal telah hilang. Kendaraan yang melintas pun harus berhati-hati karena banyak lubang. Kondisi akan lebih parah ketika hujan turun. Lubang-lubang jalanan berubah menjadi kubangan air berwarna coklat.
Baca juga :
Kesal Jalan Rusak, Warga Curugbitung Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan
“Setiap hari kami selalu melewati jalan yang mirip dengan kubangan kerbau ini,” kata Moh. Maad salah seorang warga setempat kepada Orbit Banten, Selasa (17/7/2018).
Senada diungkapkan warga lainya, Dadang Supriadi, menurutnya, kondisi jalan yang rusak ini sudah berlangsung lama. Ia berharap, Pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut.
Baca juga :
Dituding Rusak Jalan Desa, Tambang Pasir Cigalempong Didatangi Satpol PP Lebak
“Saat musim hujan jalan menjadi licin dan sulit dilalui, sehingga membuat warga kewalahan saat mengangkut hasil panen,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Kesa (Kades) Buyut Mekar Tatang Saepurrohman mengaku, sudah beberapa kali mengusulkan perbaikan jalan kepada Dinas PUPR Kabupaten Lebak. Bahkan menurutnya, setiap tahun selalu diusulkan melalui Musrenbang, baik tingkat Desa maupun Kecamatan, tapi selalu kalah oleh usulan desa lain. Akibanya, jalan ini belum diperbaiki.
“Jalan ini sudah kita usulkan karena menjadi skala prioritas Pemerintah Desa Buyut Mekar. Mudah-mudahan tahun depan pembangunanya bisa direalisasikan,” tandasnya. (Ali/Deni).


































