Libatkan TNI/Polri, SMK 1 Muhammadiyah Rangkasbitung Gelar Fortasi dan PPBN

Danramil Rangkasbitung beserta perwakilan Polres Lebak didampingi Kepala SMK 1 Muhammadiyah Rangkasbitung Charis Khadafi mengikatkan pita kepala kepada siswa menandai dibukanya kegiatan Forsi dan PPBN, Senin 16/7/2018, (Foto/Dok. SMK).

RANGKASBITUNG,- Guna membentuk semangat bela negara, SMK 1 Muhammadiyah Rangkasbitung menggelar Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (Fortasi) dan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN) dengan melibatkan unsur TNI dari Kodim 0603 Lebak dan Polres Lebak, Senin (16/7/2018).

Kepala SMK 1 Muhammadiyah Rangkasbitung Charis Khadafi mengatakan, kegiatan Fortasi dan PPBN ini merupakan kegiatan bagi calon siswa baru SMK 1 Muhammadiyah dengan melibatkan TNI/Polri dalam pembinaan mental dan disiplin siswa.

“Ini merupakan kegiatan rutin di SMK 1 Muhammadiyah Rangkasbitung, dan sudah berlangsung sejak tiga tahun lalu,” kata Charis Khadafi kepada Orbit Banten, Senin (16/7/2018).

Kegiatan ini, kata Charis, merupakan kegiatan wajib bagi siswa SMK 1 Muhammadiyah karena
bukan hanya pendidikan dan pelatihan bela negara saja, tapi juga diisi dengan penyuluhan bagi siswa tetkait penggunaan media sosial (Medsos), sefty reading, penyalahgunaan narkoba dan faham tetorisme.

“Melalui kegiatan ini, calon siswa selain diberi kesempatan untuk mengenal lingkungan sekolah juga bisa mengenal lingkungan kerja. Karena didalamnya dilibatkan beberapa perwakilan pelaku usaha,” ujarnya.

Pihaknya berharap, kegiatan tersebut bisa melahirkan generasi muda yang tangguh dan memiliki sikap patriotik.
“Generasi muda harus bisa tampil untuk menjawab tantangan yang dihadapi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” harapnya.

Sementara itu, Danramil Rangkasbitung Kapten Inf Dedi Junaedi yang hadir dalam kegiatan tersebut sangat mengapresiasi kegiatan yang digagas SMK 1 Muhammadiyah Rangkasbitung. Pasalnya, kegiatan tersebut dapat membekali siswa untuk memupuk rasa kebangsaan dan pembentukan karakter siswa. Sehingga diharapkan, bisa menjadi generasi yang membanggakan baik bagi sekolah, keluarga dan bangsa.

“Kita berikan pendidikan dasar bela negara bagi seluruh siswa disini. Saya harap, kedepan mereka memiliki rasa kebangsaan dan jiwa patriotisme yang tinggi. Dan pada akhirnya cinta terhadap NKRI,” tandasnya. (Deni).