Musrenbang Kabupaten Lebak, Sektor Pariwisata Jadi Prioritas Pembangunan Lima Tahun Kedepan

Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya. (Foto/Dok).

LEBAK,- Pemerintah Kabupaten Lebak telah menyelnggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di aula Multatuli, Setda Lebak, Kamis (21/3/2019).

Kegiatan Musrebang ini diikuti seluruh elemen pemerintah, mulai dari alim ulama, tokoh masyarakat, pemuda, insan pers dan segenap pemangku kepentingan Kabupaten Lebak dan direncanakan digelar dari Tanggal 21 – 26 Maret 2019.

Dalam sambutanya, Kepala Bappeda Kabupaten Lebak, Vigojanti mengatakan, musrenbang merupakan salah satu tahapan yang harus dilaksanakan dalam penyelenggaraan pelaksanaan pembangunan daerah sesuai dengan undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN).

“Musrenbang Kabupaten merupakan ajang musyawarah formal para pemangku kepentingan (stakeholder) ditingkat Kabupaten untuk membahas prioritas program sebagai bahan untuk menyusun rencana kerja pemerintah daerah (RKPD),” katanya.

Camat Maja, Abdul Rohim menerima piagam penghargaan Musrenbang Award dari Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya di aula Multatuli, Setda Lebak. (Foto/Dok.).

Sementara itu, Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya mengatakan, bahwa prioritas dalam rencana pembangunan lima tahun ke depan adalah pada sektor pariwisata. Sesuai dengan visi misi yakni, Lebak Sebagai Destinasi Wisata Unggulan Nasional Berbasis Potensi Lokal.

Arah pembangunan kebijakan daerah dalam kurun waktu lima Tahun kedepan, dapat digambarkan sebagai berikut:
Tahap I, Tahun 2019 “Perkuatan Komitmen Bersama Dalam Pembangunan Sektor Pariwisata”.
Tahap II, Tahun 2020 “Penataan Dan Pembangunan Infra Dan Suprastruktur Pariwisata”
Tahap III, Tahun 2021 “Peningkatan Iklim Usaha, Investasi Sektor Kepariwisataan, Serta Daya Tarik Obyek Dan Destinasi Pariwisata”
Tahap IV, Tahun 2022 “Diverfisikasi Dan Intensifikasi Promosi, Serta Peningkatan Kualitas Dan Daya Tarik Produk Pariwisata”
Tahap V, Tahun 2023 “Terwujudnya Lebak Sebagai Destinasi Pariwisata Unggulan Berskala Nasional”.

Oleh sebab itu, Bupati mengajak kepada semua organisasi perangkat daerah (OPD) untuk bekerja secara maksimal dalam mewujudkan visi misi pembangunan daerah dalam lima tahun kedepan dengan melakukan upaya-upaya melalui lima misi dan strategis pembangunan yaitu meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia, meningkatkan produktifitas perekonomian daerah melalui pengembangan pariwisata, meningkatkan ketersediaan infrastruktur wilayah, meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Menurutnya kerja kepariwisataan itu tidak hanya sebatas untuk mensejahterakan, tapi juga harus membahagiakan. Karenanya dia meminta, semua OPD, tidak terkecuali dan tidak ada tawar menawar untuk mendukung program ini. (Deni).