LEBAK,- Pasca libur Natal dan tahun baru 2019 sejumlah harga bumbu dapur di pasar tradisional Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten terus mengalami kenaikan, Jumat (4/1/2019).
Feri (42) penjual di pasar Rangkasbitung mengatakan, harga bumbu dapur yang mengalami kenaikan diantaranya, cabai rawit dari Rp 10 ribu per kilo gram naik menjadi Rp 25 ribu, tomat dari Rp 3 ribu menjadi Rp 12 ribu, bawang merah Rp 25 ribu menjadi Rp 32 ribu per kilo.
“Yang lebih parah harga sayur mayur, seperti Wortel yang biasanya cuma Rp 10 ribu, sekarang harganya Rp 25 ribu per kilo gram,” kata Feri kepada Orbit Banten, Jumat (4/1/2019).
Menurutnya, kenaikan harga sudah terjadi sejak sepekan terakhir. Hal itu dipengaruhi dari naiknya harga barang yang diperoleh dari pemasok.
Selain harga bumbu dapur dan sayur mayur kenaikan juga terjadi pada sejumlah kebutuhan pokok lainya seperti lalapan yang naik hingga dua kali lipat akibat minimnya pasokan.
“Harga jengkol sekarang mahal, awalnya Rp 20 ribu sekarang menjadi Rp 40 ribu per kilogram,” kata Iyong, salah seorang pedagang.
Sementara itu, Hasanah (46) seorang pembeli mengaku, keberatan dengan naiknya sejumlah harga bahan pokok. Dia berharap, agar pemerintah segera melakukan tindakan untuk menekan anjloknya harga.
“Sebagai masyarakat kecil saya merasa keberata. Ya, mudah-mudah harganya kembali normal,” tukasnya. (Deni).






































