
LEBAK, – Rehabilitasi tiga ruang kelas di SDN 3 Pondok Panjang yang berlokasi di Kampung Nangkub, Desa Pondok Panjang, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak yang sempat diduga proyek siluman akibat tidak di pasang papan informasi ternyata dikerjakan oleh CV Alam Jaya dengan nilai kontrak sebesar Rp 177.625.000 bersumber dari bantuan keuangan provinsi Banten tahun anggaran 2019 pada APBD Kabupaten Lebak.
Pelaksana proyek CV Alam Jaya, Rahman mengatakan, kontraknya keluar tanggal 20 kemarin dan pelaksanaan pembongkaran atas intruksi dinas karena di hawatirkan akan memasuki musim penghujan. Maka, kata Rahman, pelaksanaan pembongkaran dikerjakan lebih awal.
“Pengerjaan kami lakukan lebih awal pada 16 Oktober 2019, makanya papan informasi belum kami pasang karena kontraknya belum turun,” kata Rahman kepada wartawan, Selasa (29/10/2019).
Soal tudingan pelaksanaan rehab sekloah yang diduga dikerjakan asal-asalan, Rahman mengaku, bahwa anggaran sebesar Rp 177 juta yang digunakan untuk rehab tiga ruangan kelas tidak akan cukup.
Baca juga :
Rehab Sekolah SDN 3 Pondok Panjang Diduga Proyek Siluman
“Pelaksanaannya aja ini gedung harus ditambah lagi bangunannya dinaikkan setinggi 60 sentimeter, agar bisa dipasang rangka baja. Sedangkan untuk pembelian rangka baja saja Rp 70 juta, bayar upah tukang Rp 25 juta itu sudah seratus juta. Terus pelaksana mau makan apa,” ungkap Rahman.
Terkait tenaga kerja, pihaknya mengaku menggunakan sumber daya lokal. Karena menurutnya, masyarakat yang ada disekitar lingkungan sekolah masih membutuhkan pekerjaan.
Sebelumnya diberitakan bahwa, pelaksanaan rehab sekolah di SDN 3 Pondok Panjang diduga proyek siluman. Karena selain tidak dilengkapi papan informasi, material yang digunakan bahan-bahan bekas milik sekolah yang tidak sesusai spesifikasi. (Kus).

































