LEBAK,- Sedikitnya 209 unit rumah terendam banjir akibat luapan sungai Cilaki dan Cibeurih Kabupaten Lebak, Banten. Banjir bandang yang terjadi pada Rabu (22/5/2019) sejak pukul 16.00 WIB hingga 19.00 WIB yang melanda empat kecamatan tersebut terjadi setelah hujan lebat mengguyur sejak sore kemarin.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Kaprawi mengatakan, ratusan rumah warga yang tersebar di kecamatan Sajira, Muncang, Sobang, dan Cimarga itu terendam. Bahkan sebagian hanyut terbawa aliran sungai.
Ia menjelaskan, berdasarkan data yang masuk ke BPBD tercatat sebanyaj 209 unit rumah terendam, 29 rumah rusak berat, 27 rusak ringan, 3 unit jembatan rusak berat, 3 ponpes rusak berat, dan 1 unit sekolah dasar yang tersebar di empat kecamatan.
“Di kecamatan Sajira meliputi desa Margaluyu, Maraya, dan desa Sindangsari dengan rician 29 rusak berat, 15 rusak ringan, 50 terendam. Di kecamatan Cimarga yakni desa Sindang Jaya 2 rusak ringan dan 118 terendam. Sementar kecamatan Leuwidamar yakni desa Margawangi sebanyak 40 rumah terendam. Sedangkan di kecamatan Muncang meliputi desa Cikarang, desa Leuwicoo, Desa Sekarwangi dan desa Sukanegara,” terang Kaprawi.
Menurut Kaprawi, BPBD Lebak sudah menerjunkan personel ke lokasi banjir di empat kecamatan tersebut. Selain melakukan identifikasi, para petugas juga menyalurkan bantuan berupa kebutuhan dasar untuk warga terdampak banjir, seperti logistik dan obat-obatan.
“Alhamdulillah sejauh ini tidak ada korban jiwa. Petugas BPBD dibantu relawan sudah berada di lokasi untuk pendataan sekaligus menyalurkan bantuan logistik,” katanya. (Deni).



































