Relawan Lebak Galang Dana Untuk Korban Kanker Servick

Seorang donatur menyerahkan bantuannya kepada Koordinator Relawan Sehati Peduli Lebak. (Foto:Istimewa).

LEBAK- Relawan Sehati Lebak Peduli melaksanakan penggalangan dana untuk membiayai dua orang warga Lebak yang terkena kanker servick, dua warga tersebut yakni atas nama Pipit (28) warga Malingping dan Saniti (48) warga Kecamatan Wanasalam yang tergolong dari keluarga tidak mampu.

Koordinator Relawan Sehati Peduli Lebak, Kiki Gondrong mengatakan penggalangan dana ini terpaksa dilakukan karena ke-dua warga tersebut berasal dari keluarga kurang mampu.

“Penggalangan dana terpaksa dilakukan karena warga yang kena penyakit kanker servick dari keluarga tak mampu. Kita share ke medsos dan group donatur, dan alhamdulilah mendapatkan respon yang positif,” ujarnya di Rangkasbitung, Rabu (22/2).

Menurut Kiki, beberapa orang teman, dan sejumlah pejabat di Lebak tergugah hatinya untuk menyisihkan sebagian rizkinya. Salah satunya dari Sekdis di lingkungan OPD yang telah menyumbangkan Rp 900 ribu.

“Uang yang diterima langsung kita berikan kepada pasien. Termasuk hari ini (kemarin) kita kedatangan donatur dari kalangan PNS bekerja di Serang,” katanya.

Dikatakan Kiki, uang dari para donatur dimanfaatkan untuk bekal hidup dan operasional sehari-hari bagi orang yang menunggu pasien saat menjalani perawatan di rumah sakit. Sepertihalnya dua pasien warga Malingping dan Wanasalam yang saat ini sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta.

“Untuk biaya pengobatan selama dirawat sudah ditangani BPJS. Sedangkan untuk biaya kebutuhan operasional ini, itu ditanggung oleh  pasien,” tuturnya.

Biaya operasional ini dan itulah yang sementara ini membebani pasien. Sehingga banyak dari mereka tidak mau meneruskan pengobatan sekalipun sudah mendapatkan surat rujukan.

“Kondisi itulah yang menggerakan kami untuk  mengumpulkan dana. Berupaya membantu mengurangi beban penderitaan yang harus mereka tanggung,” katanya.

Dikatakan Kiki, para pasien diurus olehnya yang tidak bisa mengurus administrasi serta tidak memiliki biaya sehari-hari selama proses penyembuhan.

“Mereka dibantu dari donatur dari pemda dan relawan sehati. Yang juga telah menyediakan rumah singgah untuk menginap dan menyiapkan para keluarga menunggu pasien di rawat di Rumah Sakit Persahabatan,” tandasnya.

Sementara itu, Aep, salah satu donatur, menuturkan ia dan teman-temannya tergugah melihat kondisi pasien.

“Begitu tahu, kami langsung iuran dan langsung menyerahkannya kepada relawan Peduli Lebak. Mudah-mudahan bantuan yang diberikan bermanfaat,” pungkasnya. (Alvin).