LEBAK – Serapan beras sejahtera (Rastra) di 14 desa di Kecamatan Maja telah mencapai 100 persen dari pagu 2017 sebanyak 53.700 kilogram. Keberhasilan distribusi rastra tersebut tidak lepas dari kerja keras para kepala desa yang intens mengawal program hingga ke rumah tangga sasaran (RTS).
Kepala Seksi Sosial dan Ekonomi Pembangunan Kecamatan Maja Ali Effendi mengatakan, rastra untuk bulan November – Desember 2017 di Kecamatan Maja sudah terserap semuanya. Bahkan, pembayaran rastra dari RTS berjalan lancar dan tidak ada tunggakan. Karena itu, tahun depan pendistribusian rastra diyakini akan lebih baik lagi.
“Saya bersyukur, pendistribusian rastra 2017 tuntas 100 persen. Hal ini berkat dukungan dari pemerintah desa yang komitmen mengawal program untuk warga miskin di Maja tersebut,” kata Ali kepada Orbit Banten, Senin (13/11).
Masyarakat di Kecamatan Maja, kata dia, mengharapkan penambahan pagu rastra untuk warga kurang mampu. Jika pagunya tidak berubah, maka akan banyak warga miskin yang tidak kebagian rastra, sehingga akan menyebabkan kecemburuan sosial.
“Mestinya, data RTS diubah, karena faktanya warga miskin yang enggak masuk dalam data penerima rastra cukup banyak. Padahal, mereka juga membutuhkan bantuan pangan sehat dari pemerintah,” jelasnya.
Kepala Seksi Sosial dan Ekonomi Pembangunan Desa Padasuka, Kecamatan Maja, Sahroni menyatakan, Desa Padasuka sudah menyerap rastra hingga Desember 2017. Rastra yang dikirim dari Bulog merupakan jatah masyarakat desa untuk bulan November dan Desember. Setelah diturunkan di kantor desa, rastra tersebut akan dikirim kembali kepada pengurus RT di masing-masing kampung.
“Rastra ini enggak kita simpan di kantor desa. Tapi, akan kita distribusikan langsung kepada masyarakat,” ungkapnya.(Ali)



































