Truk Bermuatan Pasir Basah Masih Berkeliran

Truk bermuatan pasir basah saat melintas dijalan Raya Rangkasbitung - Cikande tepatnya di kampung Tutul, Desa Citeras, Rabu 10/01, (Foto/Ali).

CITERAS – Truk over tonase bermuatan pasir basah dijalan Raya Rangkasbitung – Cikande tepatnya di kampung Tutul, Desa Citeras hingga saat ini masih berkeliaran. Kondisi ini selain jalan menjadi licin dan berlumpur akibat ceceran air pasir dari kendaraan, juga sangat menggangu kenyamanan para pengendara.

Asik, salah seorang warga setempat mengatakan, masih beroperasinya angkutan pasir basah, sangat mengganggu kenyamanan para pengendara dan lingkungan.

“Tak sedikit kendaraan yang melintas menjadi kotor, genangan air dan lumpur disepanjang jalan membuat para pengendara pun harus ektra hati-hati terutama di pagi hari,” katanya kepada Orbit Banten, Rabu (10/01).

Ia menjelaskan, angkutan pasir basah yang oper tonase kerap melintas terutama pada malam hari. Hal ini, selain mengakibatkan jalan menjadi licin juga berimbas terjadinya kerusakan jalan yang semakin melebar.

“Saya berharap, dinas terkait segera menindak para oknum sopir yang masih membandel yang masih mengangkut pasir basah hingga melebihi tonse,” harapnya.

Hal senada juga diungkapkan salah seorang pengendara roda dua, Yanto mengatakan, masih adanya kendaran angkutan pasir basah bukan hanya menghambat aktifitas para pengendara.

Ia mengaku, hampir setiap hari dirinya harus membersihkan lumpur yang menempel pada kendaraanya.

“Saya minta dinas terkait segera melakukan penertiban kembali terhadap angkutan pasir basah yang saat ini masih semakin merajalela,” ungkapnya. (Ali).