Harga Beras Naik, Pedagang di Pasar Maja Mengeluh

Salah seorang pedagang beras di Pasar Maja tengah melayani konsumen, Rabu 03/01 (Foto/Ali).

MAJA – Sejumlah pedagang beras di pasar Maja, Kecamatan Maja mengeluh. Pasalnya, harga beras setiap harinya terus mengalami kenaikan harga, sehingga membuat para pedagang beras merasa rugi akibat harga beli tidak sebanding dengan harga jual.

Roni, salah seorang pedagang beras di pasar Maja mengatakan, kenaikan harga beras sudah terjadi sejak satu bulan ini. Kenaikan harga terjadi untuk semua jenis beras yang ada di pasar Maja.

“Rata-rata kenaikan dikisaran harga 10 ribu rupiah hingga 12 ribu rupiah perkarung,” katanya Roni kepada Orbit Banten, Rabu (03/01).

Baca juga :
Listrik Mati, Ribuan Penumpang KRL Numpuk di Stasiun Rangkasbitung
BKPP Lebak Berhentikan 7 ASN di Sepanjang Tahun 2017
Satpol PP Tertibkan Kendaraan Roda Dua yang Parkir di Trotoar

Roni menjelaskan, harga beras Karawang saat ini mencapai Rp 585.000. Padahal sebelumnya hanya Rp 560.000 per karung. Hingga saat ini, stok beras di pasar Maja diimpor dari karawang. Meski ada beras lokal tetapi untuk harga sama mengalami kenaikan.

“Tingginya harga beras tidak hanya dikeluhkan oleh pembeli saja, tapi para pedagang juga sama. Apalagi setiap belanja harganya terus naik,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pengelola Pasar Maja Madyani membenarkan, bahwa saat ini harga beras mengalami kenaikan harga. Dugaan sementara tingginya harga beras, selain akibat gagal panen juga akibat keterlambatan masa tanan yang terjadi di berbagai daerah.

“Setiap hari saya dan petugas pasar selalu melakukan monitoring terhadap para pedagang. Nantinya dari hasil monitoring tesebut dilaporkan ke Dinas Perdagangan Kabupaten,” tandasnya (Ali).