Akibat Kena Genangan Waduk Karian, TPK Alihkan Paving Block Ke Pengerasan

Iwan Sunarya Ketua Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Desa Tambak, Kecamatan Cimarga sedang meninjau lokasi pengerasan jalan poros desa. (Foto/Yusup).

LEBAK,- Untuk mempercantik lingkungan Desa Tambak Kecamatan Cimarga, Pemerintan setempat terus melakukan perbaikan infrastruktur jalan poros desa, diantaranya melakukan pengerasan jalan sehingga masyarakat yang melintasi merasa nyaman baik berkendara maupun bagi pejalan kaki.

Iwan Sunarya Ketua Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Desa Tambak, Kecamatan Cimarga mengatakan, pada awalnya proyek tersebut menggunakan paving block dengan panjang 700 meter, tetapi saat ini telah dipindahkan dan diganti menjadi telpor atau pengerasan jalan dengan panjang mencapai 2500 meter dan lebar 2,5 meter.

Perpindahan proyek yang awalnya diperuntukkan untuk pembangunan paving block ke pengerasan jalan itu dilakukan, karena area tersebut telah menjadi bagian dari waduk karian. Sehingga, proyek pembangunan jalan paving di area tersebut dipindahkan dan diganti menjadi proyek pengerasan jalan di area lain.

“Hasil dari musyawarah yang disaksikan oleh Muspika Kecamatan Cimarga, kita setuju bahwa pembangunan jalan paving tersebut kita pindahkan ke area lain dan diganti dengan pengerasan jalan. Perpindahan dan pergantian tersebut tidak merubah jumlah anggaran proyek, malah lebih menguntungkan dari pada paving yang cuma 700 meter,” katanya.

Selain itu, jalan yang dibangun adalah jalan poros desa yang menghubungkan antara Desa Tambak Kecamatan Cimarga dengan Desa Pajagan Kecamatan Sajira.

Pada prinsifnya Ketua TPK ingin pembangunan infrastruktur Desa Tambak dapat di rasakan manfaatnya oleh masyarakat dan pengguna jalan.

“Sampai saat ini pengerjaaan pengerasan jalan mencapai 80 persen,walaupun tidak ada batas waktu, saya optimis sebelum tahun 2018 berakhir semua kegiatan bisa di selesaikan dengan baik melalui program Dana Desa (DD),” jelasnya.

Pihaknya berharap, ada tindak lanjut dari Pemerintah Daerah untuk kedepanya. Setelah selesai pengerasan jalan dapat di lanjutkan ke penghotmitan. Hal ini dilakukan demi kepentingan masyarakat yang kena dampak pembebasan waduk karian.

Sementara itu, Abdul Halim tokoh masyarakat Kampung Baketruk Nganceng, Kecamatan Cimarga mengatakan, sangat mengapresiasi tindakan TPK dan Pemerintah daerah yang sudah berupaya untuk membangun akses jalan di kampungnya, sehingga dapat mempermudah aktivitas masyarakat.

“Kami dengan warga setempat membantu pembangunan pengerasan jalan untuk kepentingan masyarakat umum. Kami juga mengucapkan terima kasih pada Pemerintah Pusat ataupun Pemerintah Daerah yang telah memberikan kemudahan dalam beraktivitas melalui program Dana Desa ( DD),” pungkasnya. (Yusup).