Puting Beliung Rusak Ratusan Rumah di Lebak

Puting beliung rusak ratusan rumah di Lebak

LEBAK – Bencana angin puting beliung yang terjadi di akhir November 2017 meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat di sembilan kecamatan di Lebak. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak, ratusan rumah dan fasilitas umum rusak akibat bencana alam tersebut.

Berdasarkan data BPBD, total 117 rumah mengalami kerusakan akibat bencana alam. Dengan rincian, di Kecamatan Sobang sebanyak 5 rumah rusak berat, di Kecamatan Cihara sebanyak 18 rumah rusak, Kecamatan Wanasalam sebanyak 10 rumah rusak berat.

Baca juga:
KPUD Tolak Berkas Dukungan Balon Bupati Ahmad Jajuli – Sopiyan
Dewan Banten Tinjau Lokasi Kebakaran di Cihara
Ribuan Warga Hadiri Dzikir Akbar di Alun-alun Rangkasbitung

Selanjutnya, di Kampung Cilutung dan Kampung Leuwikopo, Desa Gunungkencana, sebanyak 16 rumah rusak berat, di Kecamatan Malingping 12 rumah, Kecamatan Cirinten 18 rusak berat dan 10 rumah rusak ringan. Di Kecamatan Panggarangan 14 rumah rusak akibat puting beliung dan 11 rumah akibat pergerakan tanah. Di Kecamatan Cipanas 12 rumah, dan di Kecamatan Warunggunung 1 rumah rusak berat.

Rusak diterjang puting beliung

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Lebak Madlias menyatakan, bencana alam yang terjadi di Lebak terjadi pada akhir November 2017. Kondisi cuaca ekstrem telah menyebabkan terjadinya angin puting beliung di beberapa kecamatan di Lebak. Sebagian besar rumah rusak berat akibat tertimpa pohon yang roboh.

“BPBD sudah distribusikan bantuan kedaruratan kepada korban bencana alam di Sembilan kecamatan. Bantuan tersebut diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat yang tertimpa musibah,” ungkap Madlias, Jumat (1/12).

Terpisah, Danramil Panggarangan Kapten (Inf) Yan Tirtayasa menyatakan, bantuan tanggap darurat kepada korban puting beliung sudah disalurkan. Sekarang, masyarakat memperbaiki rumahnya yang rusak dihantam puting beliung.

“Masyarakat gotong royong memperbaiki rumah warga yang rusak akibat puting beliung. Sekarang, sebagian rumah sudah ditempati kembali pemiliknya,” terangnya.

Dia mengimbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap ancaman bencana alam. Badai tropis siklon Dahlia telah menyebabkan bencana angin kencang di sejumlah kecamatan di Lebak.

“Masyarakat harus ekstra waspada, karena cuaca ekstrem diprediksi bakal terus terjadi dan mengancam keselamatan masyarakat di Lebak,” paparnya.(Deni Sopandi)