Warga Minta Pemkab Lebak Segera Wujudkan WMK di Lebak Selatan

Kebakaran ruko di pasar Simpang Malingping, Kabupaten Lebak, Kamis (05/01) malam tadi. (Foto/Istimewa).

LEBAK – Sejumlah warga Kecamatan Malingping meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak segera wujudkan wacana pembentukan Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) dan pendirian Pos pemadam kebakaran (Damkar) di wilayah Lebak Selatan.

Ketua Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) Markas Anak Cabang (MAC) Kecamatan Malingping, Mohamad Iyos Rosyid mengatakan, dengan terwujudnya pembentukan WMK dan adanya pos – pos pemadam kebakaran di wilayah Lebak Selatan, hal itu dapat meminimalisir kerugian bagi masyarakat akibat kebakaran.

Lebih lanjut, pria yang akrab di sapa Yosa mwngatakan, kberadaan Pos Damkar di wilayah Lebak selatan khususnya di wilayah Kecamatan Malingping sudah sangat mendesak.

Baca juga :
50 Pasutri di Lebak Ikuti Isbat Nikah Massal
Puluhan Petani di Lebak Hadiri Rempug KTNA
BKPP Lebak Berhentikan 7 ASN di Sepanjang Tahun 2017

“Miris jika kami melihat kondisi kebakaran yang menghanguskan hampir tiga unit ruko semalam, api tidak dapat cepat dipadamkan karena tidak ada mobil Damkar. Api yang besar melalap hampir tiga unit ruko, hanya ditangani satu mobil pengangkut air bersih yang berupaya memadamkan api dibantu oleh warga dengan alat seadanya,” ujar Yosa.

Oleh karenanya lanjut Yosa, wacana pembentukan WMK dan pendirian Pos Damkar di Lebak Selatan harus segera diwujudkan oleh Pemkab Lebak.

“Kami berharap nantinya Pos Damkar itu berada di wilayah Kecamatan Malingping, sebab dengan jumlah dan kepadatan penduduk disini, sudah layak terdapat Pos Damkar. Selain itu, bila Pos Damkar nanti berada di wilayah Kecamatan Malingping akan dapat mencover beberapa wilayah lainnya seperti, Kecamatan Wansalam, Cijaku, Cigemblong, Banjarsari dan Kecamatan Cihara,” tukasnya.

Seperti diketahui, peristiwa kebakaran terjadi sekira pukul 21.00 WIB, Jumat (05/01) malam tadi, yang menghanguskan dua unit ruko sembako dan gas elpiji. 

Api yang berkobar cepat diduga berasal dari korsleting listrik. Hanya ada satu unit mobil air bersih milik PDAM setempat saat kejadian yang berupaya memdamkan api dibantu warga setempat.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut, karena pemilik ruko saat kejadian sudah pulang ke rumah, sementara jumlah kerugian akibat kebakatan tadi malam belum dapat diketahui pasti. (Deni).