LEBAK – Wisatawan yang berkunjung ke Pantai Selatan Kabupaten Lebak diimbau untuk hati-hati dan mematuhi arahan dari balawista atau penjaga pantai. Tujuannya, supaya wisatawan aman dan nyaman ketika menikmati pemandangan alam di pantai, sehingga terhindar dari kecelakaan laut.
Pada Sabtu (11/11) sekira pukul 7.30 WIB, tujuh orang wisatawan asal DKI Jakarta digulung ombak pasir putih di Blok Pantai Ciantir, Desa Sawarna, Kecamatan Bayah. Satu orang wisatawan bernama Parhan (16), warga Kelurahan Cipinang Timur, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, hilang terseret derasnya arus ombak.
Sekretaris Desa Sawarna Lili Suhaeli menyatakan, pada pukul 7.30 WIB rombongan wisatawan berenang di Pantai Pasir Putih. Anggota balawista sudah mengingatkan para wisatawan untuk tidak berenang di lokasi tersebut, karena arus ombak di sana cukup deras. Namun, peringatan yang disampaikan balawista diabaikan. Tidak lama kemudian, ombak menerjang, empat orang langsung menepi dan tiga orang terseret ombak.
Tim dari balawista yang ada di lokasi langsung melakukan upaya penyelamatan dan berhasil menyelamatkan dua orang, yakni Randi dan Jaelami. Namun, Parhan tidak bisa diselamatkan dan hilang terseret ombak pantai pasir putih.
“Petugas sudah peringatkan para wisatawan asal Jakarta tersebut. Tapi, mereka mengabaikannya dan akhirnya terjadi kecelakaan laut,” kata Lili.
Sekarang, tim dari balawista, Polsek Bayah, anggota TNI, nelayan, dan masyarakat ikut melakukan pencarian jasad wisatawan yang hilang. Harapannya, wisatawan asal Jakarta tersebut dapat segera djtemukan dalam keadaan selamat.
“Proses pencarian terhadap korban masih dilakukan di lapangan,” ujarnya.(Deni Sopandi)



































