Lebak Juara Umum O2SN Banten

Atlet Kabupaten Lebak berhasil meraih juara. (Foti/Dok).

SERANG,- Pelajar asal Lebak berhasil meraih juara umum pada olimpiade olahraga siswa nasional (O2SN) tingkat Provinsi Banten pada 29 April sampai 2 Mei 2019. Prestasi membanggakan tersebut menjadi kado terbaik bagi dunia pendidikan dan masyarakat Lebak pada Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).

Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Banten Wilayah Kabupaten Lebak A Sirojudin Al-Farisy menyatakan, Lebak berhasil meraih lima medali emas, dua medali perak, dan dua medali perunggu. Kontingen asal Lebak berhasil menyingkirkan pelajar dari tujuh kabupaten kota di Provinsi Banten. Padahal, Lebak merupakan daerah tertinggal di Banten. Namun, pelajar asal Lebak mampu menunjukan prestasi membanggakan di bidang olahraga.

“Syukur Alhamdulilah, Lebak meraih juara umum pada  O2SN tingkat Provinsi Banten yang dilaksanakan di Serang. Kabar baik ini menjadi kado terindah bagi masyarakat Lebak,” kata Sirojudin kepada Orbit Banten, Rabu (1/5).

Dijelaskannya, juara kedua diraih Kota Tangerang Selatan dengan meraih empat medali emas, satu medali perak, dan dua medali perunggu. Di peringkat ketiga bertengger Kota Tangerang dengan dua medali emas, empat medali perak, dan dua medali perunggu. Sementara itu, Kota Cilegon berada di juru kunci dengan meraih dua perak dan empat medali perunggu.

“Lima medali emas yang diraih Lebak berasal dari cabang olahraga atletik dua emas, silat dua emas, dan satu medali emas dari cabang olahraha karate,” ungkapnya.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Lebak Ucu Lena Murtadewi mengungkap, prestasi meraih juara umum pada O2SN Banten tidak lepas dari kerja keras para pelajar dan guru pembina dalam melatih para siswa. Tidak hanya itu, dukungan penuh dari KCD Dikbud Banten Wilayah Lebak menjadi tambahan motivasi bagi kontingen Lebak untuk meraih prestasi terbaik di bidang olahraga prestasi.

“Prestasi yang diraih anak-anak muda Lebak diharapkan jadi motivasi bagi pelajar lain di 28 kecamatan. Saya yakin, mereka akan mampu bersaing pada O2SN tingkat nasional,” tukasnya.(Deni)