Lulusan SMK Serbu Job Matching di SMKN 2 Rangkasbitung

Sejumlah siswa lulusan SMK tampak antusias mencari lowongan pekerjaan yang disediakan oleh panitia Job Maching di lapangan utama SMKN 2 Rangkasbitung, Rabu 1/8/2018. (Foto/Deni).

RANGKASBITUNG,- Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Rangkasbitung mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah Job Matching Provinsi Banten tahun 2018, Rabu (1/8/2018).

Acara yang digelar selama tiga hari mulai dari tanggal 1 sampai 3 Agustus 2018 ini menghadirkan sebanyak 25 perwakilan dunia kerja atau indusrti yang tersebar di Kabupaten Lebak dan Jakarta untuk menampung lulusan SMK yang ingin masuk dunia kerja.

Foto bersama Kepsek SMKN 2 Rangkasbitung bersama KCD Lebak Sargawi, Pejabat Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Lebak di lapangan utama SMKN 2 Rangkasbitung. (Foto/Deni).

Kepala SMK Negeri 2 Rangkasbitung Mukmin mengatakan, job matching ini sangat bagus dilaksankan sebagai salah satu sarana untuk memasarkan para lulusan SMK masuk dunia kerja.

Baca juga :
Job Matching Buka Peluang Lulusan SMK Masuk Dunia Kerja

“Ada 25 perusahaan swasta yang ikut berpartisipasi dalam job matching ini,” kata Mukmin kepada wartawan, Rabu (1/8/2018).

Even ini, kata Mu’min sebagai upaya untuk mengurangi angka pengangguran lulusan SMK yang ada di Lebak. Dalam ajang ini ratusan peserta dari berbagai angkatan turut hadir untuk mencocokan keahlian dan posisi kerja yang ditawarkan.

“Lewat job matching ini kita berikan peluang bagi lulusan SMK agar dapat menempuh dunia kerja dengan lebih mudah. Mudah-mudahan mereka diterima diperusahaan yang sesuia dengan jurusan dan keahlianya masing-masing,” harapnya.

Kepsek SMKN 2 Rangkasbitung Mukmin bersama siswa pada kegiatan Job Maching. (Foto/Deni).

Lebih lanjut Mukmin menuturkan, selain 25 perusahaan yang terlibat dalam kegiatan job matching di SMK Negeri 2 Rangkasbitung. Tapi jika lulusan SMK yang ingin mengakses SMK top karir, maka ada sekitar 5.500 perusahaan baik dalam negeri maupun luar negeri yang siap menampung para lulusan SMK.

“Ada 475 siswa yang sudah terinput di data SMK top karir dan kuotanya pun tidak dibatasi tergantung kompetensi yang dimiliki siswa,” tandasnya. (Deni).