LEBAK,- Ditengah upaya pemerintah untuk menerapkan Kenormalan Baru dalam kehidupan sosial ditengah pandemi Covid-19 di Indonesia, di Kabupaten Lebak justru malah terjadi peningkatan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dalam satu bulan terakhir ini, yang sejak awal Kabupaten Lebak adalah Zona Hijau atau Zero Kasus dalam satu bulan terakhir terkonfirmasi 15 orang positif Covid19.
Mengingat kondisi terkini cukup mengkhawatirkan belum lagi presepsi Kenormalan Baru di masyarakat yang belum terpahami secara baik, maka Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Lebak menginisiasi kampanye “Masker Demi Kita”, kampanye ini bertujuan untuk mengantisipasi sebaran virus covid19 di Kab.Lebak.
Kampanye Masker Demi Kita yang GP Ansor Lebak gagas ini adalah upaya ikhtiar dhohir dan ikhtiar kita sebagai manusia, tujuannya untuk menjaga sebaran virus corona ini.
“Menurut hasil penelitian kesehatan bahwa penggunaan masker mengurangi 75 persen menularkan atau tertular virus Corona Covid19” kata H. Deden Farhan Ketua PC GP Ansor Kabupaten Lebak dalam rilisnya, Senin (15/6/2020).
Menurut Deden, di Kabupaten Lebak, khususnya di daerah-daerah masih terlihat masyarakat abai terhadap protokol kesehatan yang dikeluarkan pemerintah terkait dengan social distancing ataupun physical distancing.
“Nanti liah bicara yang susah dilakukan seperti rutin cuci tangan pakai sabun, rajin olah raga, minum suplemen, soal penggunaaan masker dalam aktivitas sosial harian saja masih banyak warga yang abai, padahal kita semua masih dalam situasi yang harus waspada terkait penularan corona Covid 19,” ujar Deden.
Untuk itu, lanjut Deden, PC GP Ansor Kabupaten Lebak mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Lebak untuk selalu menggunakan masker, bukan demi siapa-siapa atau apa-apa tapi demi kita. Sehingga tidak ada lagi masyarakat Lebak yang terinfeksi virus corona.
“Kami hanya bisa mengajak sebagai ikhtiar kami bersama-sama membantu pemerintah daerah Kabupaten Lebak dalam upaya menanggulangi sebaran Covid-19” tukas Deden yang juga Khadim Pondok Pesantren Al Farhan, Cipanas, Lebak. (*/red).






































