Pencarian Wisatawan Asal Jakarta Terkendala Ombak Besar

LEBAK – Proses pencarian wisatawan asal Jakarta yang terseret ombak di pantai Pasir Putih di Blok Ciantir, Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, belum membuahkan hasil. Ombak besar di sepanjang pantai selatan Kabupaten Lebak membuat tim dari Polsek Bayah, Koramil Bayah, Balawista Sawarna, pemerintah desa, dan nelayan, kesulitan mencari wisatawan asal Jakarta tersebut.
“Sejak terseret ombak di pantai Pasir Putih, tim SAR langsung melakukan upaya pencarian bersama masyarakat dan nelayan,” kata Kapolsek Bayah AKP Sadimun, Minggu (12/11).
Mantan Kapolsek Cibadak inj mengatakan, tim SAR melakukan penyisiran di sepanjang garis pantai di Sawarna. Namun, upaya yang dilakukan tim bersama masyarakat belum membuahkan hasil. Karenanya, pencarian korban tenggelam dilanjutkan sampai Parhan ditemukan.
“Penyisiran dilakukan menggunakan perahu nelayan. Tapi, sebagian tim SAR bergerak melakukan penyisiran di garis pantai, karena ombak cukup tinggi, yakni mencapai 2 – 3 meter,” terangnya.
Diberitakan sebelumnya, pada Sabtu (11/11) sekira pukul 7.30 WIB, tujuh orang wisatawan asal DKI Jakarta digulung ombak pasir putih di Blok Ciantir, Desa Sawarna, Kecamatan Bayah. Satu orang wisatawan bernama Parhan (16), warga Kelurahan Cipinang Timur, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, hilang terseret derasnya arus ombak.
Sekretaris Desa Sawarna Lili Suhaeli menyatakan, pada pukul 7.30 WIB rombongan wisatawan berenang di Pantai Pasir Putih. Anggota balawista sudah mengingatkan para wisatawan untuk tidak berenang di lokasi tersebut, karena arus ombak di sana cukup deras. Namun, peringatan yang disampaikan balawista diabaikan. Tidak lama kemudian, ombak menerjang, empat orang langsung menepi dan tiga orang terseret ombak.
Tim dari balawista yang ada di lokasi langsung melakukan upaya penyelamatan dan berhasil menyelamatkan dua orang, yakni Randi dan Jaelami. Namun, Parhan tidak bisa diselamatkan dan hilang terseret ombak pantai pasir putih.(Amri Subhan)