Bupati Lebak Raih Penghargaan “Most Popular Leader in Social Media” dari PR Indonesia

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya sedang menunjukan piagam penghargaan "Most Popular Leader in Social Media" pada ajang Jambore PR Indonesia 2019 di Bali. (Foto/Dok.).

LEBAK,- Bupati Lebak Hj. Iti Octavia Jayabaya, SE., MM kembali meraih penghargaan “Most Popular Leader in Social Media” dari PR Indonesia dalam ajang Jambore PR Indonesia.

Piagam penghargaan diberikan langsung oleh Founder & CEO PR Indonesia, Asmono Wikan kepada Bupati Lebak di Prime Plaza Hotel Sanur, Provinsi Bali, Kamis (31/10/19).

Peraihan ini hasil analisa secara kuantitatif dari data yang dikumpulkan oleh mesin Intelligence Perception Analysis (IPA) yang berbasis Artificial Intelligence secara real time dan melibatkan media analis Indonesia Indikator.

PR Indonesia memberikan penghargaan ini kepada setiap sosok pemimpin yang berhasil mewujudkan reputasi positif sebuah organisasi khususnya para netizen. Ungkap Asmono pada saat membuka acara.

“Kami akan mengundang tokoh yang berprestasi melalui proses kompetensi yang tidak main-main,” katanya.

Berbagai ikhtiar dilakukan Bupati Lebak dalam menjalin komunikasi dengan warganya, media sosial salah satunya yang dimanfaatkan, ide, gagasan dan saran bahkan kritik diterimanya melalui canal media sosial pribadinya, semata-mata dilakukan dalam rangkamembuka kran komuniksi seluas-luasnya dengan warganya dengan harapan mendapatkan informasi utuh dan tercepat guna dijadikan pijakan pembuatan kebijakan.

Bupati Lebak menilai pentingnya partisipasi masyarakat dalam perumusan kebijakan publik di daerah. Pemerintah daerah sangat membutuhkan masukan-masukan dari masyarakat, khususnya dalam merumuskan kebijakan publik. Hal ini penting agar kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi.

“Dengan demikian kebijakan publik yang ditetapkan atau dikeluarkan senantiasa diterima dan dilaksanakan oleh masyarakat,” kata Bupati.

Dengan mengakomodasi masukan yang disampaikan masyarakat tersebut, lanjut Bupati, kebijakan yang dihasilkan segala dampaknya dapat dipertanggungjawabkan.

Ia juga berpesan agar masyarakat dalam menggunakan media sosial harus dengan bijaksana.

“Untuk mewujudkan visi Lebak menjadi destinasi wisata unggulan berbasis potensi lokal perlu didukung oleh media sosial dalam mempromosikannya,” ujarnya.

Sebagai informasi, PR Indonesia merupakan penerbit dari Majalah PR Indonesia dan website prindonesia.co yang mewartakan aktivitas, agenda, isu-isu strategis, pemikiran menonjol, serta figure atau tokoh terkait dunia kehumasan (public relation/PR) di Indonesia.

PR Indonesia memberikan penghargaan kepada setiap sosok pemimpin yang berhasil mewujudkan reputasi positif kementerian/lembaga/pemerintah daerah/korporasi/organisasi di mata public, khususnya netizen.

Untuk mendapatkan sosok pemimpin dimaksud, PR Indonesia bekerjasama dengan perusahaan media monitoring, Indonesia Indicator. Dengan menghimpun data sepanjang 1 Januari – 31 Agustus 2019 untuk mencari sosok pemimpin yang paling banyak mendapat eksposur positif di tiga (3) platform media social, yaitu Twitter, Facebook, dan Instagram. (*/Deni).